Dari Hanzi hingga Macapat: Keunikan Festival Bulan Bahasa Nusaputera…
SEMARANG – Sekolah Nusaputera kembali menunjukkan komitmennya yang kuat dalam pendidikan holistik, terutama dalam penanaman kecintaan terhadap bahasa dan budaya. Pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, sukses menggelar acara tahunan yang spektakuler, Festival Bulan Bahasa, yang memadukan semangat empat – bahasa sekolah (Indonesia, Inggris, Mandarin dan Jawa) dengan kekayaan budaya Nusantara.
Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi sebuah panggung besar yang menguji sekaligus merayakan kemampuan berbahasa dan keberanian ekspresi siswa. Sejak pagi, suasana sekolah sudah meriah dengan pemandangan unik: para murid hadir mengenakan baju adat daerah di Indonesia, mengubah area sekolah menjadi miniatur keberagaman Nusantara.

Kompetisi Multi-Bahasa yang Menguji Kreativitas
Sebagai sekolah yang fokus pada dua pilar bahasa internasional, kemeriahan lomba menjadi inti acara. Namun, yang menarik, kompetisi ini tidak hanya berputar pada Bahasa Inggris dan Mandarin, tetapi juga merangkul bahasa ibu dan tradisi lokal.
Siswa diuji dalam berbagai tantangan, mulai dari sisi Mandarin yang mengasah keterampilan menulis melalui Lomba Menulis Hanzi dan kemampuan publik berbicara melalui Pidato Bahasa Mandarin. Sementara itu, kecintaan terhadap budaya lokal dihidupkan kembali melalui Nembang Macapat Jawa dan keindahan sastra dalam Membaca Puisi Bahasa Indonesia.
Tentu saja, penguasaan bahasa internasional tetap menjadi sorotan dengan digelarnya Lomba Menyanyi Lagu Bahasa Inggris dan pementasan Drama yang melibatkan kolaborasi lintas kelas.

Panggung Budaya dan Semangat Kewirausahaan
Kemeriahan Festival Bulan Bahasa tidak berhenti di kompetisi. Berbagai atraksi panggung dari para siswa turut memukau hadirin. Penampilan ini menunjukkan perpaduan antara modernitas dan tradisi, seperti Modern Dance yang enerjik, Tarian Adat yang anggun, hingga Tarian Mandarin yang memukau.
Di samping panggung utama, semangat kewirausahaan siswa juga diuji melalui Stan Bazaar yang diramaikan oleh produk makanan dan kreativitas para murid. Kegiatan ini tidak hanya menambah semarak festival, tetapi juga menanamkan pelajaran berharga tentang kerja sama tim dan manajerial.

Respons Positif dari Pimpinan Sekolah
Kesuksesan dan kemeriahan Festival Bulan Bahasa tahun ini mendapatkan respons yang sangat positif. Ibu Linda, selaku Kepala Badan Eksekutif Sekolah Nusaputera, menyatakan kebanggaannya.
“Acara ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak hanya mencetak siswa yang unggul secara akademik dan menguasai dua bahasa asing, tetapi juga siswa yang berakar kuat pada budaya bangsa,” ujarnya. “Melihat antusiasme mereka dalam mengenakan baju adat, berkreasi di lomba Hanzi, hingga melestarikan Macapat, sungguh membanggakan. Festival ini sukses besar dan memberikan dampak positif yang nyata bagi semua murid.”
Festival Bulan Bahasa Sekolah Nusaputera tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi penegasan bahwa pendidikan bahasa di Sekolah Nusaputera berjalan komprehensif, merangkul dunia global tanpa melupakan indahnya warisan budaya Indonesia.

Bergabunglah dengan Komunitas Multi-Budaya Kami!
Festival Bulan Bahasa Sekolah Nusaputera tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi penegasan bahwa pendidikan bahasa di Sekolah Nusaputera berjalan komprehensif, merangkul dunia global tanpa melupakan indahnya warisan budaya Indonesia.
Apakah Anda ingin putra/putri Anda menjadi bagian dari lingkungan belajar yang kaya bahasa, menjunjung tinggi budaya, dan penuh kreativitas seperti ini?
Ayo, segera bergabung dengan Sekolah Nusaputera! Dapatkan informasi pendaftaran tahun ajaran baru dan temukan kurikulum unik kami yang memadukan keunggulan Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan kekayaan lokal. Kunjungi laman resmi kami di https://nusaputera.sch.id/ atau hubungi tim pendaftaran di 0823-1496-0006









