Skip to content
Sekolah Nasional Nusaputera Semarang
  • Beranda
  • Tentang Nusaputera
  • Akademik
  • Program Internasional
  • Unit Penunjang
  • Pendaftaran
  • More
    • News
    • Lowongan Kerja

News

Sarpra

68 Tahun Nusaputera: Merayakan Akar yang Kuat, Mengepakkan Sayap…

  • January 14, 2026January 14, 2026

Semarang – 13 Januari 2026, Sekolah Nusaputera akan menandai tonggak sejarah baru. Memasuki usia ke-68 tahun, sekolah yang dikenal dengan dedikasinya pada kualitas pendidikan ini mengusung tema yang sangat mendalam: “Our Roots, Our Wings: Celebrating the Journey Together.”

Tema ini mencerminkan rasa syukur atas sejarah panjang yang menjadi akar (roots) kekuatan kita, sekaligus semangat untuk terus memberi sayap (wings) bagi para siswa agar siap terbang tinggi. Poin utamanya adalah merayakan setiap langkah perjalanan ini secara bersama-sama (celebrating the journey together).

Menatap Masa Depan dengan 4 Pilar Keunggulan

Di usia yang hampir mencapai tujuh dekade, Sekolah Nusaputera terus relevan dengan zaman melalui 4 Pilar Utama yang menjadi senjata bagi para siswa di masa depan:

  1. TIK (Teknologi Informasi & Komunikasi): Menguasai teknologi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan. Nusaputera membekali siswa dengan literasi digital tingkat lanjut.
  2. Kewirausahaan: Menanamkan jiwa inovatif dan kemandirian ekonomi sejak bangku sekolah untuk menciptakan pemimpin masa depan.
  3. Bahasa Inggris: Sebagai bahasa internasional, pilar ini memastikan siswa Nusaputera mampu berkomunikasi tanpa batas di panggung dunia.
  4. Bahasa Mandarin: Memberikan nilai tambah strategis bagi siswa agar siap bersaing di kancah ekonomi global yang dinamis.

Rayakan Perjalanan Kita Bersama!

Perayaan HUT ke-68 ini bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi atas kerja keras seluruh keluarga besar Nusaputera—mulai dari para pendiri, guru, dosen, tenaga kependidikan, siswa, dan mahasiswa hingga para alumni yang telah sukses di bidangnya masing-masing.

Setiap tantangan yang telah dilewati dan prestasi yang telah diraih adalah bagian dari perjalanan (journey) yang patut kita banggakan. Perayaan kemarin diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh warga sekolah untuk mempererat rasa kekeluargaan.


Bergabunglah dalam Kemeriahan!

Mari jadikan perayaan ini sebagai momentum untuk memperkuat akar kita dan melebarkan sayap lebih luas lagi.

Selamat Hari Jadi ke-68, Sekolah Nusaputera! Our Roots, Our Wings: Celebrating the Journey Together.

Sarpra

Dari Hanzi hingga Macapat: Keunikan Festival Bulan Bahasa Nusaputera…

  • October 29, 2025

SEMARANG – Sekolah Nusaputera kembali menunjukkan komitmennya yang kuat dalam pendidikan holistik, terutama dalam penanaman kecintaan terhadap bahasa dan budaya. Pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, sukses menggelar acara tahunan yang spektakuler, Festival Bulan Bahasa, yang memadukan semangat empat – bahasa sekolah (Indonesia, Inggris, Mandarin dan Jawa) dengan kekayaan budaya Nusantara.

Festival ini bukan sekadar perayaan, tetapi sebuah panggung besar yang menguji sekaligus merayakan kemampuan berbahasa dan keberanian ekspresi siswa. Sejak pagi, suasana sekolah sudah meriah dengan pemandangan unik: para murid hadir mengenakan baju adat daerah di Indonesia, mengubah area sekolah menjadi miniatur keberagaman Nusantara.

Kompetisi Multi-Bahasa yang Menguji Kreativitas

Sebagai sekolah yang fokus pada dua pilar bahasa internasional, kemeriahan lomba menjadi inti acara. Namun, yang menarik, kompetisi ini tidak hanya berputar pada Bahasa Inggris dan Mandarin, tetapi juga merangkul bahasa ibu dan tradisi lokal.

Siswa diuji dalam berbagai tantangan, mulai dari sisi Mandarin yang mengasah keterampilan menulis melalui Lomba Menulis Hanzi dan kemampuan publik berbicara melalui Pidato Bahasa Mandarin. Sementara itu, kecintaan terhadap budaya lokal dihidupkan kembali melalui Nembang Macapat Jawa dan keindahan sastra dalam Membaca Puisi Bahasa Indonesia.

Tentu saja, penguasaan bahasa internasional tetap menjadi sorotan dengan digelarnya Lomba Menyanyi Lagu Bahasa Inggris dan pementasan Drama yang melibatkan kolaborasi lintas kelas.

Panggung Budaya dan Semangat Kewirausahaan

Kemeriahan Festival Bulan Bahasa tidak berhenti di kompetisi. Berbagai atraksi panggung dari para siswa turut memukau hadirin. Penampilan ini menunjukkan perpaduan antara modernitas dan tradisi, seperti Modern Dance yang enerjik, Tarian Adat yang anggun, hingga Tarian Mandarin yang memukau.

Di samping panggung utama, semangat kewirausahaan siswa juga diuji melalui Stan Bazaar yang diramaikan oleh produk makanan dan kreativitas para murid. Kegiatan ini tidak hanya menambah semarak festival, tetapi juga menanamkan pelajaran berharga tentang kerja sama tim dan manajerial.

Respons Positif dari Pimpinan Sekolah

Kesuksesan dan kemeriahan Festival Bulan Bahasa tahun ini mendapatkan respons yang sangat positif. Ibu Linda, selaku Kepala Badan Eksekutif Sekolah Nusaputera, menyatakan kebanggaannya.

“Acara ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk tidak hanya mencetak siswa yang unggul secara akademik dan menguasai dua bahasa asing, tetapi juga siswa yang berakar kuat pada budaya bangsa,” ujarnya. “Melihat antusiasme mereka dalam mengenakan baju adat, berkreasi di lomba Hanzi, hingga melestarikan Macapat, sungguh membanggakan. Festival ini sukses besar dan memberikan dampak positif yang nyata bagi semua murid.”

Festival Bulan Bahasa Sekolah Nusaputera tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi penegasan bahwa pendidikan bahasa di Sekolah Nusaputera berjalan komprehensif, merangkul dunia global tanpa melupakan indahnya warisan budaya Indonesia.

Bergabunglah dengan Komunitas Multi-Budaya Kami!

Festival Bulan Bahasa Sekolah Nusaputera tahun ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi penegasan bahwa pendidikan bahasa di Sekolah Nusaputera berjalan komprehensif, merangkul dunia global tanpa melupakan indahnya warisan budaya Indonesia.

Apakah Anda ingin putra/putri Anda menjadi bagian dari lingkungan belajar yang kaya bahasa, menjunjung tinggi budaya, dan penuh kreativitas seperti ini?

Ayo, segera bergabung dengan Sekolah Nusaputera! Dapatkan informasi pendaftaran tahun ajaran baru dan temukan kurikulum unik kami yang memadukan keunggulan Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan kekayaan lokal. Kunjungi laman resmi kami di https://nusaputera.sch.id/ atau hubungi tim pendaftaran di 0823-1496-0006 

Sarpra

Tiga Penjuru Dunia di Nusaputera: Program Bahasa Inggris Hadirkan…

  • October 22, 2025October 22, 2025

Semarang – Sekolah Nasional Nusaputera kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat salah satu dari empat pilar utamanya, yaitu Bahasa Inggris, dengan menyelenggarakan program interaktif yang menghadirkan langsung penutur asli (native speakers) dari berbagai belahan dunia. Kehadiran mereka tidak hanya mengasah kemampuan berbahasa Inggris siswa, tetapi juga membuka wawasan global tentang keragaman budaya.

Program spesial ini disambut antusias oleh seluruh civitas akademika Nusaputera. Tiga tamu istimewa yang hadir adalah Mister Nick dari Inggris, Miss Joy dari Vietnam, dan Mister Emmanuel dari Ghana.

Dalam sesi yang penuh inspirasi dan tawa, ketiga native speakers ini berbagi kisah menarik tentang negara asal mereka:

Mister Nick dari Inggris memaparkan tentang kekayaan sejarah, monarki, dan kehidupan modern di Britania Raya. Ia bercerita tentang tradisi unik seperti minum teh di sore hari dan perbedaan dialek di berbagai kota, memberikan gambaran yang autentik tentang kebudayaan Inggris.

Miss Joy dari Vietnam memperkenalkan keindahan alam dan keunikan kuliner Asia Tenggara. Siswa diajak mengenal lebih dekat tentang perayaan Tết, keramahtamahan masyarakat Vietnam, serta pentingnya nilai-nilai kekeluargaan dan tradisi yang masih dijaga kuat.

Mister Emmanuel dari Ghana membawa siswa dalam perjalanan ke Afrika Barat. Ia menceritakan tentang kehangatan masyarakat Ghana, festival-festival penuh warna, serta pentingnya pendidikan dan semangat gotong royong di negaranya, menumbuhkan pemahaman tentang perspektif dari benua Afrika.

Kepala Badan Eksekutif Sekolah Nusaputera, Ibu Linda Susilawati, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari pilar Bahasa Inggris di sekolah. “Tujuan kami tidak hanya agar siswa mahir berbahasa Inggris secara tata bahasa, tetapi juga menggunakannya sebagai jembatan untuk memahami dunia. Mendengar langsung dari penutur asli tentang kondisi dan kebudayaan mereka masing-masing adalah pengalaman belajar yang tak ternilai harganya,” ujarnya.

Siswa-siswi terlihat sangat aktif berinteraksi, mengajukan pertanyaan, dan bahkan mencoba beberapa ungkapan dalam aksen baru. Mereka menyadari bahwa Bahasa Inggris adalah alat komunikasi universal yang mampu menghubungkan mereka dengan berbagai budaya, melampaui batas geografis.

Program ini menegaskan bahwa Sekolah Nasional Nusaputera bukan hanya fokus pada keunggulan akademis, tetapi juga pada pembentukan karakter global dan toleransi budaya. Melalui inisiatif seperti ini, Nusaputera terus berupaya mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berwawasan luas dan siap bersaing di kancah internasional.

Sarpra

Menuju Era Digital, Sekolah Nasional Nusaputera Resmikan Laboratorium IoT…

  • September 17, 2025October 22, 2025

Sekolah Nasional Nusaputera kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Kunjungan ini dihadiri langsung oleh jajaran pengurus dan manajerial Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera. Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Yayasan, dilanjutkan dengan pemotongan pita simbolis dan peninjauan langsung fasilitas laboratorium. Dalam sambutannya, Ketua Yayasan menyampaikan pentingnya penguasaan teknologi IoT bagi siswa di era industri 4.0.

“Internet of Things bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian integral dari kehidupan kita. Dengan adanya laboratorium ini, kami berharap siswa-siswi Nusaputera tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga inovator dan kreator di bidang teknologi,” ujarnya.


Fasilitas Unggul untuk Pembelajaran yang Menyeluruh

Laboratorium IoT ini dirancang untuk mendukung kurikulum berbasis proyek (project-based learning). Di dalamnya, tersedia berbagai peralatan canggih seperti:

  • Smart Projector Epson untuk mendukung pembelajaran digital yang lebih interaktif
  • Oculus VR menghadirkan pengalaman baru di dunia VR.
  • Mbot Robotic untuk melatih logika informatika dan mengenalk dunia robotik
  • Komputer dengan spesifikasi tinggi yang terintegrasi dengan perangkat lunak pemrograman khusus.

Melalui fasilitas ini, siswa akan diajak untuk mempraktikkan langsung konsep-konsep IoT, mulai dari membuat sistem smart home sederhana, membangun alat monitoring lingkungan, hingga mengembangkan solusi inovatif lainnya.


Siap Menjawab Tantangan Masa Depan

Kepala Sekolah Nasional Nusaputera menambahkan bahwa peresmian laboratorium ini merupakan langkah strategis untuk menyiapkan lulusan yang kompetitif. “Kami percaya, dengan bekal pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang IoT, para lulusan kita akan memiliki nilai tambah yang signifikan di dunia kerja maupun saat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” jelasnya.

Laboratorium IoT ini menjadi bukti nyata komitmen Sekolah Nasional Nusaputera untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik bagi para siswanya. Dengan fasilitas ini, diharapkan akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kreatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global.

Sarpra

Mengenal Industri Ban dari Dekat: Kunjungan Yayasan Perguruan Nasional…

  • September 17, 2025October 22, 2025

​Dunia pendidikan tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas. Itulah yang mendasari kunjungan edukatif yang dilakukan oleh siswa-siswa dari Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera ke salah satu pabrik ban terkemuka di Indonesia, yaitu PT Sailun Manufacturing Indonesia.
​Kunjungan ini merupakan bagian dari program sekolah untuk memperluas wawasan siswa mengenai dunia industri dan teknologi. Diharapkan, melalui pengalaman langsung ini, para siswa bisa mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana ilmu pengetahuan yang mereka pelajari di sekolah diterapkan dalam dunia kerja.


​Sambutan Hangat dan Wawasan Baru
​Setibanya di lokasi, rombongan siswa disambut dengan hangat oleh perwakilan dari PT Sailun Manufacturing Indonesia. Acara diawali dengan sesi presentasi singkat yang memperkenalkan profil perusahaan, sejarah, serta proses produksi ban. Para siswa tampak antusias mendengarkan penjelasan mengenai pentingnya kualitas, keamanan, dan inovasi dalam industri manufaktur.
PT Sailun Manufacturing Indonesia memberikan apresiasi atas kunjungan ini. “Kami sangat senang dapat menyambut adik-adik dari Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera. Semoga kunjungan ini bisa memotivasi untuk lebih giat belajar dan menjadi generasi penerus yang kompeten,” Ujar Lita selaku personalia dari PT Sailun Manufacturing Indonesia


​Tur Pabrik yang Menginspirasi
​Bagian yang paling dinanti adalah tur pabrik. Dengan didampingi oleh staf profesional, para siswa diajak berkeliling melihat secara langsung setiap tahapan proses pembuatan ban, mulai dari pengolahan bahan baku karet, pencetakan, hingga proses vulkanisasi. Mereka melihat mesin-mesin canggih beroperasi dan para teknisi bekerja dengan teliti.
​Salah satu siswa, Kinan , mengungkapkan kekagumannya. “Ternyata membuat ban itu sangat rumit dan detail. Kami melihat bagaimana prosesnya dari awal sampai jadi ban yang siap pakai. Ini benar-benar pengalaman yang luar biasa,” kata Kinan.
​Selain melihat proses produksi, para siswa juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para karyawan. Mereka bertanya tentang jenjang karir, tantangan di dunia kerja, dan bagaimana perusahaan menjaga standar kualitas produk.


​Pentingnya Sinergi Pendidikan dan Industri
​Kunjungan ke PT Sailun Manufacturing Indonesia ini tidak hanya memberikan pengalaman baru, tetapi juga membuka mata para siswa tentang keterkaitan erat antara ilmu yang mereka pelajari di sekolah (seperti fisika, kimia, dan matematika) dengan penerapannya di dunia nyata. Ini menjadi dorongan kuat bagi mereka untuk lebih menghargai setiap mata pelajaran.
​Perwakilan Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera, Ibu Sioe Ting, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada PT Sailun Manufacturing Indonesia atas kesempatan berharga ini. “Kami berharap kunjungan ini menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan mengukir prestasi. Sinergi antara dunia pendidikan dan industri sangat penting untuk mencetak generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan,” tuturnya.
​Kunjungan edukatif ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat sebagai kenang-kenangan. Pengalaman di PT Sailun Manufacturing Indonesia tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menginspirasi para siswa untuk mengeksplorasi potensi dan minat mereka di bidang sains dan teknologi.

Sarpra

Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera Tawarkan Peluang Kuliah di Tiongkok…

  • September 2, 2025September 2, 2025

Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera membuka cakrawala baru bagi para siswanya dengan menjalin kemitraan strategis bersama Indonesia Tionghoa Culture Centre (ITC CENTRE). Kemitraan ini ditandai dengan pemaparan program studi dari ITC CENTRE yang menawarkan kesempatan emas bagi siswa NUSAPUTERA untuk melanjutkan pendidikan tinggi di universitas-universitas terkemuka di Tiongkok dan Taiwan.
Inisiatif ini merupakan perwujudan nyata dari salah satu pilar utama Sekolah Nasional Nusaputera, yaitu penguasaan Bahasa Mandarin. Sejak awal berdiri, NUSAPUTERA telah berkomitmen untuk membekali siswanya dengan kompetensi bahasa dan budaya Tionghoa yang kuat, menjadikannya bekal berharga di era globalisasi.


Mengapa Kuliah di Tiongkok & Taiwan?
Program studi ini memberikan lebih dari sekadar gelar akademis. Para siswa terutama kelas XII akan mendapatkan pengalaman yang akan membentuk masa depan mereka, antara lain:
• Penguasaan Bahasa yang Sempurna: Lingkungan sehari-hari yang menggunakan Bahasa Mandarin akan mempercepat kemampuan berbahasa siswa secara signifikan. Bahasa yang selama ini mereka pelajari di sekolah kini bisa langsung dipraktikkan, dari kelas hingga interaksi sosial.
• Wawasan Budaya yang Luas: Belajar di Tiongkok dan Taiwan berarti menyelami langsung budaya yang kaya, dinamis, dan bersejarah. Pengalaman ini tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga menumbuhkan pemahaman lintas budaya yang krusial di dunia kerja modern.
• Akses ke Pendidikan Kelas Dunia: Tiongkok dan Taiwan adalah rumah bagi ratusan universitas yang diakui secara global, dengan spesialisasi di berbagai bidang seperti teknologi, bisnis, seni, dan kedokteran.
• Keunggulan dalam Dunia Kerja: Lulusan yang memiliki kemampuan berbahasa Mandarin dan pengalaman studi internasional memiliki daya saing yang tinggi. Ini adalah modal besar untuk berkarir di perusahaan multinasional atau bahkan memulai bisnis sendiri, mengingat eratnya hubungan ekonomi antara Indonesia dan Tiongkok.

Sinergi untuk Masa Depan Siswa
Kerja sama antara NUSAPUTERA dan ITC CENTRE adalah langkah maju yang signifikan. Bagi NUSAPUTERA, kolaborasi ini menegaskan kembali komitmen sekolah dalam menyiapkan siswa untuk menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan global. Di sisi lain, ITC CENTRE mendapatkan kesempatan untuk menarik talenta muda Indonesia yang telah memiliki fondasi Bahasa Mandarin yang kuat.
Dengan adanya program ini, para siswa NUSAPUTERA kini memiliki jalur yang jelas dan menjanjikan untuk mewujudkan mimpi mereka. Hal ini diharapkan akan menjadi motivasi ekstra bagi mereka untuk terus mengasah kemampuan akademis dan bahasa, membuka pintu menuju pendidikan dan karir yang gemilang.

Sarpra

BNI Berbagi: Yayasan Sekolah Nasional Nusaputera Mendapatkan Bantuan Sarana…

  • September 1, 2025September 1, 2025

Yayasan Sekolah Nasional Nusaputera mendapatkan dukungan nyata dari Bank BNI melalui program BNI Berbagi. Bantuan berupa meja dan kursi baru diserahkan langsung untuk mendukung fasilitas belajar mengajar di sekolah.


Acara serah terima bantuan ini dihadiri oleh perwakilan dari Bank BNI, pengurus Yayasan Sekolah Nasional Nusaputera, para guru, dan siswa. Bantuan ini merupakan wujud komitmen BNI untuk turut serta memajukan dunia pendidikan di Indonesia.


Peningkatan Kualitas Belajar Siswa
Dengan adanya sarana yang lebih baik, diharapkan siswa dapat belajar dengan lebih nyaman dan fokus, sehingga meningkatkan semangat mereka dalam menuntut ilmu.


Ketua Yayasan Sekolah Nasional Nusaputera, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank BNI. “Kami sangat bersyukur atas kepedulian BNI terhadap pendidikan. Bantuan ini tidak hanya sekadar meja dan kursi, melainkan juga investasi untuk masa depan anak-anak bangsa. Fasilitas yang lebih baik akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif bagi para siswa kami,” ujarnya.


Kolaborasi Positif untuk Pendidikan
Program BNI Berbagi adalah salah satu inisiatif tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari Bank BNI yang fokus pada berbagai sektor, termasuk pendidikan. Bantuan ini diharapkan dapat menjadi awal dari kolaborasi positif antara Yayasan Sekolah Nasional Nusaputera dan Bank BNI di masa mendatang.
“Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan suatu bangsa. Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berkarakter,” kata perwakilan Bank BNI.


Dengan adanya bantuan ini, Yayasan Sekolah Nasional Nusaputera semakin optimis untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan yang terbaik bagi para siswa.

Sarpra

Nasionalisme Anak Muda dalam Semangat Logo 80 Tahun Kemerdekaan

  • August 12, 2025August 12, 2025

Logo 80 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya sekadar simbol perayaan, tetapi juga sebuah panggilan dan cerminan bagi nasionalisme anak muda di era modern. Setiap elemen logo ini memiliki relevansi kuat dengan peran generasi muda dalam membangun bangsa.


• Kesinambungan (Angka 80 yang Terhubung): Angka yang tak terputus melambangkan estafet perjuangan. Ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme bukanlah warisan masa lalu yang pasif, melainkan sebuah tanggung jawab yang terus-menerus dipegang teguh oleh generasi muda. Merekalah yang akan melanjutkan cita-cita para pendahulu, memastikan Indonesia terus maju dan berdaulat.


• Persatuan dalam Keberagaman (Garis Inti): Garis inti yang kokoh mengingatkan bahwa persatuan adalah fondasi utama. Di tengah era digital yang penuh dengan perbedaan dan tantangan, anak muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga toleransi, menghargai keberagaman, dan menolak perpecahan. Nasionalisme mereka diwujudkan bukan hanya dengan jargon, tetapi dengan tindakan nyata untuk menyatukan perbedaan.


• Gerakan Progresif (Garis Manifestasi): Garis melingkar yang mengalir melambangkan gerakan yang berkelanjutan. Ini adalah cerminan dari semangat anak muda yang dinamis, kreatif, dan inovatif. Nasionalisme modern tidak lagi terbatas pada perjuangan fisik, melainkan pada kontribusi nyata seperti inovasi teknologi, kreativitas seni, atau inisiatif sosial yang membawa perubahan positif bagi masyarakat. Anak muda adalah penggerak utama dari kemajuan bangsa.


• Semangat Pantang Menyerah (Warna Merah dan Putih): Warna merah dan putih adalah pengingat bahwa keberanian dan ketulusan harus menjadi landasan. Anak muda didorong untuk berani menghadapi tantangan global, berani mengambil risiko, dan berani bersaing. Semua itu harus dilandasi oleh niat tulus untuk memajukan negara, bukan sekadar kepentingan pribadi.
Dengan demikian, logo 80 tahun ini menjadi simbol yang mengajak anak muda untuk tidak hanya merayakan sejarah, tetapi juga untuk menjadi pelaku sejarah berikutnya. Nasionalisme anak muda tercermin dalam semangat untuk terus bersatu, berkarya, dan berinovasi demi mewujudkan Indonesia yang lebih sejahtera dan maju.

Sarpra

Serunya Kegiatan Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMP Nusaputera

  • July 25, 2025July 25, 2025

Semarang, 16 Juli 2025 – Tahun ajaran baru selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan, terutama bagi siswa-siswi baru yang akan memulai perjalanan pendidikan di sekolah menengah pertama. Di SMP Nusaputera, kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi awal yang seru dan berkesan bagi para peserta didik baru.


Kegiatan MPLS di SMP Nusaputera yang sudah berlangsung selama tiga hari ini dirancang untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mengenal para guru, kakak kelas, serta memahami nilai-nilai dan budaya positif yang dijunjung tinggi di SMP Nusaputera.


Hari Pertama: Perkenalan dan Orientasi
Hari pertama dimulai dengan upacara pembukaan yang khidmat namun penuh semangat. Kepala sekolah, Ibu Partiwi, S.Pd., menyambut para siswa baru dengan pesan inspiratif agar mereka selalu semangat belajar dan aktif dalam kegiatan sekolah. Usai sambutan, siswa diajak mengikuti sesi pengenalan struktur organisasi sekolah, tata tertib, serta fasilitas-fasilitas seperti perpustakaan, laboratorium, ruang UKS, dan lapangan olahraga.


Hari Kedua: Outbond Mini dan Games Edukatif
Hari kedua menjadi salah satu momen paling seru dalam kegiatan MPLS. Para siswa diajak mengikuti berbagai permainan kelompok yang mengedepankan kerja sama, komunikasi, dan kepemimpinan. Outbond mini yang diadakan di halaman sekolah menguji ketangkasan dan kekompakan, membuat suasana semakin meriah dan penuh tawa. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga menjadi sarana efektif untuk mempererat pertemanan di antara siswa baru.


Hari Ketiga: Pentas Seni dan Pengenalan Ekstrakurikuler
Kegiatan ditutup dengan acara yang tak kalah menarik, yaitu pentas seni dan pengenalan ekstrakurikuler. Masing-masing kelompok siswa menampilkan pertunjukan seperti tarian daerah, drama singkat, dan musik akustik. Di sisi lain, berbagai ekstrakurikuler seperti basket, futsal, bulutangkis, , hingga robotik ikut membuka stan untuk menarik minat siswa baru.


Kesan dari Siswa Baru
Bagi banyak siswa baru, kegiatan MPLS ini meninggalkan kesan mendalam. Salah satunya adalah Michelle, siswi kelas VII-A, yang mengaku awalnya merasa gugup saat pertama kali masuk sekolah baru.
“Awalnya aku takut nggak punya teman dan bingung harus ngapain. Tapi setelah ikut MPLS, aku jadi kenal banyak teman dan ternyata gurunya ramah-ramah. Permainan kelompoknya juga seru banget! Rasanya jadi lebih semangat masuk sekolah besok,” ujar Michelle dengan senyum lebar.
Sementara itu, Kevin, siswa kelas VII-B, merasa bahwa MPLS membantunya mengenal lebih dalam karakter sekolah.


“Menurutku, kegiatan MPLS ini nggak cuma mengenalkan sekolah, tapi juga bikin kita merasa diterima. Aku jadi tahu kalau sekolah ini punya banyak kegiatan menarik. Aku pengen ikut klub robotik nanti,” kata Rafa dengan antusias.


Kegiatan MPLS di SMP Nusaputera bukan hanya sekadar pengenalan lingkungan, tetapi juga menjadi ajang pembentukan karakter, semangat kebersamaan, serta awal dari perjalanan yang penuh potensi dan prestasi. Dengan suasana yang hangat dan penuh semangat, para siswa baru pun tampak antusias dan siap menjadi bagian dari keluarga besar SMP Nusaputera

Sarpra

Hari Pertama Melvin di SD Nusaputera

  • July 24, 2025

Hari ini adalah hari yang sangat spesial bagi Melvin. Sebagai siswa baru di SD Nusaputera, Melvin merasa senang sekaligus bersemangat menyambut hari pertamanya di sekolah yang baru. Sejak pagi, Melvin sudah bangun dengan ceria. Ia mengenakan seragam rapi, membawa tas baru, dan tak lupa menyelipkan harapan besar dalam hatinya: ingin belajar banyak hal baru dan bertemu teman-teman yang menyenangkan.

Setibanya di SD Nusaputera, Melvin disambut oleh guru-guru yang ramah dan senyum hangat dari kakak-kakak kelas yang menjadi panitia Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan dimulai dengan upacara penyambutan di lapangan sekolah. Semua siswa baru berkumpul dan dikenalkan pada kepala sekolah, guru-guru, serta tata tertib yang berlaku di sekolah.

Setelah itu, Melvin mengikuti tur keliling sekolah. Ia diajak mengenal ruang kelas, perpustakaan, kantin, toilet, ruang UKS, serta taman bermain. Melvin sangat senang melihat perpustakaan yang dipenuhi buku-buku menarik. Ia juga mulai menghafal arah jalan ke kelas dan tempat favorit lainnya.

Kegiatan MPLS hari pertama juga diisi dengan permainan seru dan kegiatan mengenal teman sekelas. Melvin berkenalan dengan beberapa teman baru, seperti Dinda, Raka, dan Fajar. Mereka bermain bersama dan saling bercerita tentang hobi masing-masing. Suasana menjadi hangat dan penuh tawa.

Di akhir kegiatan, guru memberikan pesan penting tentang pentingnya bersikap sopan, menjaga kebersihan, dan saling menghargai satu sama lain di sekolah. Melvin pun berjanji dalam hati untuk menjadi siswa yang baik dan rajin belajar.

Hari pertama Melvin di SD Nusaputera berakhir dengan senyuman. Ia pulang dengan hati gembira dan tidak sabar menantikan hari-hari seru berikutnya di sekolah barunya.

Posts navigation

1 2 3 … 10

Galeri

 

Copyright © Pradipta Avin Rizky S.Kom
Theme by Colorlib Powered by WordPress